Pages

Jumat, 13 September 2019

Taman untuk Anak Saleh

Buku ini berisi tentang bagaimana membina akhlak anak-anak sehingga menjadi anak yang saleh, berbakti kepada Allah subhanahu wa ta’ala, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan orang tua. Buku ini membahas masalah norma dan prinsip-prinsip dalam agama islam. Hal ini dimaksudkan agar anak-anak mengetahui mana hal-hal yang dibutuhkan dalam hidup ini dan sekaligus akan memberikan manfaat bagi kehidupan mereka diakhirat nanti. Diantara masalah yang akan dibahas yaitu mengenai kejujuran, berbakti kepada orang tua, menjalin hubungan silaturahmi, menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menghormati hal-hak tetangga, menumbuhkan jiwa yang tenang dan wibawa dengan cara-cara yang pernah dipraktekkan oleh orang-orang saleh terdahulu. Menurut sang penulis, buku ini dapat diibaratkan sebagai “taman bermain” untuk membina akhlak. Karena didalam buku ini anak-anak diajarkan untuk belajar sambil bermain. Anak-anak bebas melakukan hal-hal yang mereka suka tapi tetap harus sesuai aturan agar akhlak mereka dapat terbentuk dan terjaga dengan baik. Menjadi anak yang bertakwa kepada Allah, meneladani Rasulullah Muhammad dan juga berbakti kepada orang tua bukanlah hal yang sulit, bahkan menyenangkan untuk dilakukan. Pembahasan pertama dalam buku ini adalah keimanan. Tanpa keimanan dihati manusia akan kehilangan eksistensinya dan hidupnya tidak bernilai. Sebaliknya apabila keimanan ada dalam dirinya, maka akan menumbuhkan rasa kasih sayang dan rasa aman pada jiwanya. Iman harus menjadi dasar utama bagi semua amal kebajikan yang dilakukan manusia. Iman merupakan kunci untuk membuka pintu surga. Kita harus berkeyakinan bahwa Allah mengetahui segala gerak-gerik kita, meskipun kita tidak dapat melihatnya dengan kedua mata kita. Allah mengetahui dunia yang nyata dan yang tersembunyi. Dia tidak akan menerima amal seorang hamba kecuali dalam bentuk kesalehan. Jadilah orang yang ikhlas dalam beribadah, dalam bermuamalah dengan orang lain, dan juga dalam jual beli. Allah sungguh sangat rela dan senang dengan orang-orang yang ikhlas. Allah juga sangat senang dengan orang yang berbakti pada orang tua. Artinya adalah mematuhi perintah-perintah orang tua. Lemah lembut dalam bertutur kata juga termasuk berbakti mereka, demikian juga tidak memarahi mereka, berendah hati dihadapan mereka, mendoakan mereka, dan memprioritaskan kepentingan mereka diatas kepentingan sendiri.